Rabu, 10 Juni 2020

"TIBA URIP" DALAM AQUARIUM


Hamba terima sepucuk surat berupa daun tiba urip. Jatuh di aquarium mana  terus bersandar, tak lelah karena badai.

Tetapi menghitung enam puluh tujuh anak tangga seperti menimbang kegelisahan. 

Yang terlampaui dengan sempurna terasa belum sebiji zarah. Suka menghamba pada aroma kemenyan dan halusinasi keduniaan menghunjam pada kedalaman jiwa. Tangan gagap menggapai kemurahan dan kasih sayang.

Kesesatan terbesar tidak akan terampuni, ketika Paduka murka, dan hamba terus melata bergelimang kebodohan. 

Masih ada yang tersisa. Seberapa jauh akan hamba tempuh, tanpa kekuatan dan petunjuk, hamba akan terkunci  di dalam api. 

Hamba mohon pintu lain terbuka, karena kemahaagungan Paduka.


Putat 10 Juni 2020
Bambang Wahyu Widayadi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar